Media Persada, Karawang , 16 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Jabodetabek Universitas Buana Perjuangan Karawang menggelar kegiatan Psikoedukasi Pengolahan Sampah yang diikuti oleh seluruh Ketua RT dan Ketua RW Desa Sukarukun. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara bijak sekaligus membangun kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan menghadirkan Abdul Rais yang menyampaikan materi mengenai pentingnya perubahan pola pikir dan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Menurutnya, persoalan sampah bukan hanya berkaitan dengan kebersihan lingkungan, tetapi juga berakar pada kesadaran dan pengendalian diri setiap individu.
Dalam penyampaian materinya, Abdul Rais mengajak peserta untuk melakukan refleksi diri sebelum berbicara mengenai pengelolaan sampah.

“Sebelum kita berbicara tentang sampah yang ada di sekitar kita, sebenarnya di dalam diri dan hati kita juga ada ‘sampah’ yang perlu dibuang terlebih dahulu. Ketika hati dan pikiran kita bersih, kita akan lebih sadar bahwa membuang sampah harus dilakukan dengan benar dan tidak boleh merugikan orang lain. Kesadaran seperti inilah yang dikendalikan oleh emosi kita,” ungkap Abdul Rais.
Pesan tersebut mendapat perhatian dari para peserta karena memberikan sudut pandang baru bahwa menjaga lingkungan tidak hanya dimulai dari tindakan fisik, tetapi juga dari perubahan pola pikir, pengendalian emosi, serta pembentukan karakter yang peduli terhadap sesama dan lingkungan.
Selain membahas konsep pengelolaan sampah berbasis masyarakat, narasumber juga menjelaskan pentingnya penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) sebagai langkah sederhana yang dapat diterapkan mulai dari lingkungan keluarga hingga tingkat RT dan RW.
Sebagai penutup kegiatan, Abdul Rais memandu sesi hypnotherapy massal yang diikuti seluruh peserta. Melalui sesi tersebut, peserta diajak menanamkan sugesti positif, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, serta membangun komitmen untuk menjadi pelopor dalam menciptakan budaya hidup bersih di Desa Sukarukun.
Supriyati Samad selaku Ketua Kelompok KKN Jabodetabek Universitas Buana Perjuangan Karawang menyampaikan harapannya agar kegiatan ini mampu menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat. “Kami berharap para Ketua RT dan RW dapat menjadi agen perubahan yang mengajak warganya menerapkan pengelolaan sampah yang lebih baik, sehingga tercipta lingkungan Desa Sukarukun yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.” Ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Buana Perjuangan Karawang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa melalui edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan kolaborasi dengan pemerintah desa serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan lestari.
(Dodi Rustandi)
