Close Menu
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Satu Hari Menjelajah Semesta: Kilas Balik Endgame Town Hall 2026 “Cosmos of Knowledge”

Atlantis Water Adventure Ancol Gelar Dua Aksi Pemecahan Rekor MURI dalam Perayaan Hari Renang Sedunia 2026

Beyond the Classroom: PHE Ajak Mahasiswa PNJ Mengenal Industri Hulu Migas dan Menggali Potensi Diri

Facebook X (Twitter) Instagram
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
Media Persada
Subscribe Now
HOT TOPICS
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
Media Persada
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
You are at:Home»Health & Fitness»Fitness»Food & Diet»Bukan Kue Kekinian, Tapi Omzetnya Bikin Penasaran! Usaha Kue Basah Ibu Wahyu Bertahan 17 Tahun
Food & Diet

Bukan Kue Kekinian, Tapi Omzetnya Bikin Penasaran! Usaha Kue Basah Ibu Wahyu Bertahan 17 Tahun

redaksiBy redaksiOktober 26, 2026 10:36 am042 Mins Read
Share Facebook Twitter WhatsApp
img 20261026 wa0004
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Media Persada, Tangerang Selatan — Di tengah gempuran jajanan kekinian, kue basah tradisional ternyata masih punya tempat di hati pelanggan. Buktinya, Ibu Wahyu, pelaku usaha kue basah di Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, mampu mempertahankan usahanya sejak 2009 dengan omzet sekitar Rp5 juta per bulan.

Bukan sekadar menjual jajanan pasar, Ibu Wahyu menawarkan beragam kue seperti risol ragout, pastel, lemper, kue nona manis, dan cantik manis. Ia memilih usaha kue basah karena proses pengolahannya dinilai lebih mudah dibandingkan kue kering. Bahan baku premium yang dibeli di supermarket menjadi pilihannya untuk menjaga kualitas produk.

Menariknya, usaha ini melayani berbagai kebutuhan, mulai dari pesanan perorangan untuk arisan dan pertemuan keluarga hingga kebutuhan sekolah, masjid, dan perusahaan. Dengan sistem pemesanan, jumlah produksi disesuaikan dengan permintaan pelanggan, termasuk pesanan snack box yang bisa mencapai 100–150 kotak dalam satu pesanan.

Namun, mempertahankan usaha selama bertahun-tahun bukan tanpa tantangan. Persaingan kuliner dan perubahan harga bahan baku menuntut Ibu Wahyu untuk cermat mengatur usahanya. Ia berupaya menjaga kualitas bahan dan cita rasa, sembari menyesuaikan ukuran serta harga produk dengan kondisi pasar.

Dari perjalanan usahanya, omzet sekitar Rp5 juta per bulan menjadi salah satu hasil yang berhasil diraih. Meski demikian, omzet tersebut merupakan pendapatan penjualan, bukan keuntungan bersih. Konsistensi menjaga produk dan melayani pesanan menjadi bagian penting dalam mempertahankan usaha yang telah berjalan selama bertahun-tahun ini.

Perjalanan Ibu Wahyu belum berhenti. Ia berharap suatu saat dapat membuka toko kue yang lebih besar agar usahanya semakin berkembang. Harapan tersebut menjadi langkah berikutnya bagi bisnis rumahan yang telah dirintis dengan tekun sejak 2009.

Kisah Ibu Wahyu membuktikan bahwa peluang bisnis tidak selalu harus mengikuti tren terbaru. Di tengah ramainya kuliner modern, kue basah tradisional tetap berpeluang menjadi sumber penghasilan selama kualitas dijaga dan kebutuhan pelanggan dipahami. Terkadang, justru cita rasa yang akrab di lidah menjadi alasan pelanggan kembali memesan.***

Reporter: Eva Arifia, Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP), Universitas Terbuka.

Share. Facebook Twitter WhatsApp
Previous ArticleTravel Umroh Tangerang Selatan, Panduan Memilih Perjalanan Ibadah ke Tanah Suci
Next Article Mendagri Dukung Program 3 Juta Rumah melalui Kemudahan Regulasi bagi MBR
redaksi

Related Posts

What are the Top Sodium Food Sources in the United States?

November 19, 2022 6:22 am

Boost Your Health and Fitness This Weekend with These Tips

Januari 19, 2021 5:30 pm

Nutritionist Suggests a Healthy Way to Eat Your Meals Right for Weight Loss

Januari 16, 2021 5:15 pm
Add A Comment
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Manajemen Lawang Pitu Satukan Musisi Dalam Acara Anniversary Di Ulang Tahun Di Bandar Jakarta Bekasi

Juni 22, 2026 11:35 am57 Views

Foto Melva Pardede Berbaju PDI Perjuangan Viral, Tim Hukum PDIP Jakarta Utara Minta Takedown

September 1, 2026 7:17 am36 Views

Pentas Seni PAI Semarakkan Pendidikan Islam, Wali Kota Bekasi: “Jadikan Seni Sarana Menanam Nilai Mulia

Juli 17, 2026 8:15 pm33 Views
© 2026 mediapersada. Designed by mediapersada.
  • Beranda
  • Tulis Berita
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.